Tuesday, August 13, 2002

Uang masuk Sekolah Negeri, SD, SLTP, SLTA kok mahal ya ? Padahal gurunya digaji oleh negara, alat belajar mengajar dapet dari negara, gedung dibangun negara, tanah milik negara, tapi kok KepSeknya seenaknya nentuin tarip masuk???? Ada uang formulir, Uang Amplop,Uang Map, Uang pulpen, Uang Bangku, Uang Kursi, Uang Seragam, Uang Gedung, Uang Capek, Uang denger, uang lihat, uang transpor, uang rapat, uang ujian, uang pengumuman dll
Belum Calonya......................
Enakan jaman Orde baru, kalo gini. Guru gak banyak yang ikutan korupsi. Lalu bagaimana masa depan bangsa kalau mau belajar aja susah. Tiap taon mesti ganti buku acuan, jadi buku yg lama gak bisa dipakai adik kelas. Kalo dulu th 70 an s/d 80 an bukunya sama, jadi bisa pinjem 1 th di perpustakaan, gak perlu beli.
Kalau memang untuk meningkatkan taraf hidup guru, itu gak masuk akal, karena si guru waktu ngelamar tentunya sudah tahu kalo gajinya kecil, tapi mereka mau.

, guru=digugu & ditiru, guru kencing berdiri, murid . . . . . .